Xenophanes : Biografi,Pemikiran,dan Karyanya

Xenophanes | Biografi, Pemikiran, dan Karya

Biografi Xenophanes

Xenophanes lahir pada tahun 570 SM di Kota Colophon di Ionia.
Dalam tradisi filsafat Yunani, ia dikenal sebagai pendiri Mazhab Elea dan ia juga merupakan guru dari Parmenides.
Seperti kebanyakan para pendiri filsafat Yunani lainnya,Pemikirannya seperti para filsuf alam lainnya yakni menyelidiki Fenomena Alam,Kosmos,dan juga sejarah.
Ia dikenal sebagai kritikus yang sangat mengkritik kepercayaan Yunani kuno beserta praktek – prakteknya.
Beberapa fragmen tulisan-tulisannya bertahan hingga saat ini lebih dari seratus baris.
Ini jauh lebih banyak apabila dibandingkan dengan tulisan – tulisan yang tersisa dari filsuf terdahulu.
Kemudian Xenophanes meninggal pada tahun 478 SM.

Pemikiran Xenophanes

Teologi

Dalam fragmen – fragmen teologisnya terdiri dari tulisan – tulisannya yang mengkritik Politeisme Antropomorfik dalam tradisi yunani kuno.
Ia mengkritik orang – orang yang percaya ‘Tuhan’ yang dibuat persis menyerupai manusia.
Tak hanya itu orang zaman itu juga menjadikan hewan – hewan untuk menggambarkan ‘tuhan’.
Hal inilah yang sangat dikritik keras oleh Xenophanes.
Xenophanes juga mengkritik penyair terkenal kala itu yaitu Homer dan Hesiod yang menggambarkan ‘Tuhan’ melakukan tindakan – tindakan seperti manusia.
Bahkan ‘Tuhan’ yang digambarkannya tersebut juga melakukan tindakan yang tidak bermoral seperti membunuh,memperkosa dan lainnya.
Meninggalkan kepercayaan Yunani kuno ini,tidak lantas membuatnya menjadi seorang atheis.
Ia mengemukakan pendapat baru mengenai sifat – sifat ilahi dalam sudut pandang yang baru masa itu.
Baginya ‘Tuhan’ itu selalu berada ditempat yang sama,dan tidak bergerak sama sekali.
Kemudian baginya  ‘Tuhan’ itu tidak Mortal seperti tubuh dan pikiran dan ‘Tuhan’ itu satu dan yang Maha Besar,Maha Melihat dan Maha Mendengar.
Ia menambahkan bahwa ‘Tuhan’ tidak perlu melakukan kerja keras untuk mewujudkan keinginannya,karena segala sesuatu dibawah kendali ‘Pikiran Tuhan’.
Terlihat bahwa Xenophanes menawarkan tuhan dalam bentuk NonAntromorfik yang memiliki kekuatan yang melebihi seluruh kemampuan kognitif manusia.
Maka dari itu secara tidak langsung kita dapat melihat bahwa bagi Xenophanes tampaknya menganggap bahwa ‘Tuhan’ lah yang mengkontrol dan menyebabkan semua peristiwa kosmos.
Apabila dilihat dari kaca mata Monoteis,Xenophanes tampaknya telah memiliki kriteria untuk mempercayai monoteis,dan juga termasuk orang Yunani pertama yang mengemukakan serta mengadopsi pandangan yang terbilang revolusioner ini diyunani.
Namun ia tidak memberikan bukti terkait ‘Tuhan’ yang keberadaannya Eksistensi,karena ia tampak tidak ingin mempertanyakan keberadaan eksistensi ‘Tuhan’.
Hal ini dikarenakan ia beranggapan bahwa manusia memiliki keterbatasan untuk dapat pergi ketempat yang berbeda pada waktu yang berbeda untuk melihat seluruh keberadaan eksistensi ‘Tuhan’.
Xenophanes secara tidak langsung mengawali teologi rasional di Yunani.

Epistemologi dan Skeptisisme

Didalam fragmen – fragmen Xenophanes yang lain,ia menekankan pentingnya kerja empiris dalam membuat kemajuan baik dalam hal ilmu pengetahuan maupun dikehidupan sehari – hari.
Ia menemukan beberapa ide baru pada fenomena alam melalui pengamatan dan juga penyeledikan yang mendalam,dan bukan hanya berteori saja.
Xenophanes membedakan antara kebenaran,pengetahuan,dan kepercayaan.
Ia menyangkal adanya keyakinan sejati terhadap pernyataan pengetahuan.
Tampak Xenophanes juga termasuk orang yang skeptis mengenai ketidakmampuan manusia untuk dapat memperoleh pengetahuan yang sejati.
Namun ia tetap berkeyakinan bahwa setidaknya upaya yang dilakukan manusia dalam menyelidiki tersebut memiliki kemungkinan untuk lebih dan bisa juga lebih buruk.
 

Karya Xenophanes

  • Concerning Nature
  • Fragmen – Fragmen Puisi Filosofi Lainnya.

Rekomendasi Video Xenophanes

Baca Juga:  Anaximander | Biografi, Pemikiran,dan Karya