Protagoras : Biografi,Pemikiran,dan Karyanya

Protagoras | Biografi, Pemikiran, dan Karya

Biografi Protagoras

Protagoras berasal darir Abdera,Thrace sekitar tahun 490 SM.
Ia merupakan salah satu kaum Sophist paling terkenal diantara yang lainnya.
Berdasarkan informasi dari Plato,Protagoras merupakan orang pertama yang mendeklarasikan dirinya sendiri sebagai seorang sophist yang professional.
Ia sering bepergian keberbagai kota di Yunani,ia menawarkan ilmunya dengan imbalan uang.
Biasanya ia mengajar pemuda – pemuda Yunani dalam hal politik.
Ia sangat terkenal sekali di Athena,karena ia juga bersahabat dengan Pericles.
Protagoras kerap kali menghasil beberapa dasar teoritis mengenai demokrasi untuk Pericles dan ia juga pernah diminta oleh Pericles untuk merancang konstitusi baru bagi koloni baru Thurii pada tahun 443 SM.
Selain itu ia juga berkontribusi terhadap perkembangan tata bahasa, teori – teori Retorika,dan juga pandangannya mengenai agama yang menimbulkan kontroversi sehingga ia dituduh atas ketidaktaatan terhadap dewa – dewa di pengadilan.
Tuduhan tersebut memaksa ia untuk melakukan pengasingan dari Athena pada akhir – akhir hidupnya,kemudian buku – bukunya banyak dibakar dipublik.
Kemudian Ia diperkirakan meninggal pada tahun 421 SM.

Pemikiran Protagoras

Relativisme Sophist

Man-Meansure adalah doktrin Protagoras bahwa ukuran segala hal adalah manusia, baik mengenai hal – hal yang ada pada mereka ,dan hal – hal yang tidak ada pada mereka.
Semacam doktrin penilaian relatif yang tergantung pada penilaian masing – masing individu manusia terhadap suatu hal.
Bagi Protagoras,seseorang tidak bisa memaksakan persepsi yang ia rasakan sebagai sesuatu yang berlaku secara akurat dan universal bagi orang yang lain.
Hal ini dikarenakan tiap – tiap individu adalah satu – satunya orang yang dapat merasakan sendiri secara akurat terkait persepsi dan sensasi yang ia rasakan terhadap suatu hal.
Misalnya suhu 30 C pada Bapak A merasakan kepanasan,namun Bapak B merasakan kedinginan.
Namun Protagoras menyadari bahwa doktrin tidak bisa dipakai pada semua penilaian,karena  ‘Man-Meansure’ lebih diterapkan pada kualitas moral dan estetika.
Doktrin Pemikiran Protagoras mengenai ‘Man-Meansure’ ini kemudian menjadi dasar relativisme dan diperluas lagi doktrinnya oleh filsuf – filsuf setelahnya. 

Teori Sosial

Melalui Protagoras kita diberikan teori terkoordinasi dari sofis dalam kaitannya dengan masyarakat dan tentang kemungkinan dasar teoretis untuk Demokrasi.
Dalam Theaetetus,pemikiran Protagoras terlihat konsisten dengan posisinya.
Protagoras berusaha menghilangkan tradisi Yunani yang senang akan mitos – mitos dengan cara membuat teori – teori eksposisi non-mitos dimana semua orang dapat berbagi kualitas yang dapat membuat warga negara yang baik tanpa bergantung pada alam/mitos lainnya namun melalui intruksi dan praktek yang dilakukan sendiri oleh manusia.
Kualitas yang dimaksud oleh protagoras adalah keyakinan dan pendapat tentang apa yang adil dan benar. 
Dalam artian,seluruh masyarakat dapat mengajarkan anggota masyarakat yang lain tentang hal ini,sehingga semua masyarakat bisa menjadi benar dan dapat berlaku adil.

Agnostisisme

Dalam prosanya Protagoras mengatakan bahwa “Mengenai para dewa,Aku tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah mereka ada atau tidak atau seperti apa mereka”.
Hal ini cukup untuk memperlihatkan bahwa Protagoras memilih posisi sebagai orang yang tidak tahu seperti apa dewa/tuhan.
Ia tidak berusaha mencari tahu,karena ia menganggap bahwa hal tersebut memanglah ada.
Namun pengetahuan manusia tidak mampu memahaminya sehingga manusia sering menunjukan dewa/tuhan dari sifat – sifat manusia yang menurutnya penuh akan amoralitas dan absurditas.
Pemikirannya yang agnostik ini oleh masyarakat Athena dianggap melawan dewa – dewa sehingga ia terpaksa harus mengasingkan diri keluar Athena oleh pengadilan.

Orthoepeia

Orthoepeia adalah doktrin Protagoras yang digunakan kepada murid – muridnnya untuk mempelajari penggunaan tata bahasa yang benar.
Protagoras sangat tertarik dan sangat mendalami bahasa,baik secara tulisan & pengucapan maupun penafsiran.
Yang darinya Protagoras dapat menafsirkan isi puisi dan makna kata – kata atau tulisan dari filsuf – filsuf sebelumnya yang kebanyakan adalah seorang penyair.
protagoras pdf,protagoras retorika,protagoras menyatakan,protagoras relativisme,protagoras relativism,protagoras png,protagoras plato,protagoras era,protagoras adalah

Karya Protagoras

Tulisan – tulisannya telah habis dibakar setelah ia dituduh melawan dewa Yunani di pengadilan,pemikiran – pemikirannya Sebagian besar dapat ditelusuri melalui tulisan – tulisan Plato di Theaetetus.

Rekomendasi Video Protagoras

Baca Juga:  Gregorius dari Nazianzus : Biografi dan Pemikiran Filsafat