Empedocles : Biografi,Pemikiran,dan Karyanya

Empedocles | Biografi, Pemikiran, dan Karya

Biografi Empedocles

Lahir pada tahun 492 SM di wilayah Acragas.
Yakni sebuah koloni Yunani di Sisilia , ia berasal dari keluarga terhormat dan bangsawan.
Ayahnya bernama bernama Meton.
Empedocles adalah seorang penyair Yunani,sekaligus filsuf alam yang mencetuskan doktrin empat unsur – unsur yang kemudian mendominasi kosmologi barat dan juga medis kemudian mempengaruhi pemikiran barat hingga zaman renaisans.
Rincian hidupnya sebagian besar telah berlalu menjadi mitos,ia dianggap sebagai fisikawan materialis,teolog mistik,tabib,politisi dan bahkan seorang dukun karena orang mengira ia memiliki pengetahuan dan kemampuan yang luar biasa dalam menyembuhkan penyakit dan dikabarkan dapat mengontrol cuaca.
filsafat menurut aristoteles pdf,filsafat menurut aristoteles dan plato,filsafat metafisika aristoteles,filsafat moral aristoteles,filsafat aristoteles pdf,filsafat aristoteles plato socrates,filsafat politik aristoteles,filsafat politik aristoteles pdf,filsafat pendidikan aristoteles,filsafat aristoteles tentang tuhan,filsafat aristoteles tentang kehidupan,filsafat aristoteles tentang cinta,filsafat aristoteles tentang manusia,filsafat menurut anaximenes
Sejumlah anekdot menggambarkan reputasi untuk kekuatan gaib empedocles sepertinya dikarenakan sosoknya yang karismatik dan popular dikalangan masyarakat disekitarnya.
Dikarenakan kemistikannya tersebut sarjana modern sering kali sulit untuk dapat membedakan pemikiran saintifik dan pemikiran religiusnya.
Kemudian ia meninggal pada tahun 432 SM.

Pemikiran Empedocles

Filsafat Alam

Dalam filsafat alam,Theophrastus mengatakan bahwa pemikiran Empedocles banyak dipengaruhi oleh Pythagoras dan Parmenides.
Pengaruh Pythagoras dalam hal religiusnya dalam proporsi numerik dalam gabungan – gabungan unsur – unsur alam.
Sementara dari Parmenides,ia menyetujui pemikiran parminedes mengenai dasar prisp bahwa tidak ada yang dapat timbul dari apa – apa dan Juga tidak dapat binasa apa pun menjadi tak berarti.
Darinya Empedocles mengakui bahwa terdapat suatu proses yang nyata di alam dimana terhadap beberapa unsur yang dicampur dan pemisahan unsur – unsur dari sesuatu.
Empedocles pun memunculkan gagasan baru,dimana tidak seperti filsuf – filsuf alam sebelumnya.
Ia menganggap bahwa pemikiran filsuf alam sebelumnya yang mengatakan bahwa alam hanya terdiri dari salah satu unsur saja.
Bagi Empedocles,semua proses yang ada dialam sebenarnya terdiri dari empat unsur utama yakni Tanah,Udara,Api,dan Air.
Yang kemudian keempat unsur ini akan saling mempengaruhi baik menyatu maupun memisah sehingga tercipta atau terjadilah suatu proses di alam ini.
Empedocles menegaskan bahwa seseorang akan sesat secara sistematis dalam hal linguistik  apabila mengatakan proses alami itu berasal dari kelahiran dan kematian karena realitanya hanya ada percampuran,pemisahan dan percampuran kembali unsur – unsur utama tersebut.
Selain itu terlihat Empedocles dalam hal kualitas,Nampaknya ia sedikit membedakan unsur – unsur menjadi dua yakni unsur primer (utama) dan unsur sekunder walaupun tidak bisa katakana secara tegas bahwa memang benar Empedocles memisahkannya.
filsafat empedokles,filsafat herakleitos,filsafat aristoteles adalah,filsafat alam aristoteles,filsafat bahasa aristoteles,filsafat masyaiyah,filsafat anaximenes,filsuf herakleitos,empedocles,filsafat anaxagoras,filsafat hukum aristoteles,filsafat isyraqiyah,filsafat epikuros,filsafat menurut aristoteles
Ia menetapkan kualitas – kualitas yang terdapat pada unsur primer kedalam unsur sekunder seperti kualitas kelembapan,panas,dingin,warna yang kemudian Empedocles menganalogikan penciptaan sesuatu atau senyawa itu seperti pelukis yang berusaha mencampur berbagai ‘warna (unsur primer dan sekunder) untuk menghasilkan suatu karya.

Kosmologi

Dari dasar pemikiran keempat unsur utama beserta kualitas unsur tersebutlah Empedocles mengembangkan teori kosmologinya menjadi lebih luas lagi.
Menurut seluruh alam semesta berasal dari keempat unsur tersebut yang kemudian berinteraksi dibawah pengaruh dua kekuatan kosmik yakni kekuatan cinta dan kekuatan perselisihan.
Dua kekuatan kosmik inilah yang saling menarik dan saling bertolak belakang sehingga menimbulkan terjadinya interaksi antar unsur.
Ia menjabarkan bahwa kekuatan cinta mewakili kekuatan kesatuan organic dan juga kombinasi kreatif yang akan membuat unsur – unsur akan saling tarik menarik sehingga bisa menjadi bersatu,homogen,asimilasi.
Menurutnya pembentukan bumi terjadi dalam siklus dimana unsur – unsur utama tersebut berada dibawah pengaruh kekuatan cinta sehingga unsur – unsur tersebut bisa Bersatu dan menjadi homogen membentuk dunia ini.
Kemudian setelah dunia terbentuk,mulai timbul pengaruh dari kekuatan perselisihan yang menyebabkan dunia mengalami beberapa perubahan dalam beberapa kali periode skema waktu yang menyebabkan dunia dan isinya tidak lagi homogen atau satu kesatuan,melainkan sudah berpisah dan berbeda dengan keadaan yang sebelumnya.
Maka dari siklus kehidupan yang ada didunia ini menjadi dua pola yang terbentuk yakni kesatuan dan keragaman.
Singkatnya bagi Empedocles penciptaan dunia ini terbagi dalam dua fase yakni fase pertama dibawah pengaruh kekuatan cinta dimana unsur – unsur Bersatu membentuk satu kesatuan yang bersifat homogen membentuk dunia.
Kemudian pada fase kedua kekuatan perselihan mempengaruhi objek homogen yang telah tercipta sebelumnya untuk memisahkan unsur – unsur yang kemudian menciptakan berbagai keragaman hal yang ada didunia ini.
Selain itu ia juga memberikan gambaran mengenai langit,fenomena yang ada dibumi dan laut bahkan atmosfer.

Zoologi dan Botani

Dalam ilmu zoologi dan botani,Empedocles melihat terdapat kesamaan prinsip antara hewan dan juga tanaman  dimana terdapat prinsip – prinsip cinta dan perselisihan yang bermain disana.
Mengambil sedikit pemikiran Anaximander,ia berpendapat bahwa memang terdapat tahapan – tahapan dalam munculnya mahluk hidup di bumi ini bahwa semacam ada evolusi yang terjadi.

Fisiologi dan Psikologi

Empedocles juga menunjukkan minatnya dalam bidang embriologi dan fisiologi.
Dimana ia menjelaskan mengenai struktur mata dan proses menggunakan analogi lentera dan pipa air yang dapat mempertahankan atau melepaskan cairan menggunakan tekanan udara.
Gagasan Pythagoras mengenai proporsi numerik oleh Empedocles ia terapkan disini.
Dimana ia mengemukakan gagasannya mengenai timbulnya sesuatu yang berasal dari unsur – unsur primer sebelumnya pada rasio tertentu.
Ia mencontohkan tulang yang berasal dari unsur tanah,air,dan api dengan rasio unsur 2:2:4 sehingga menciptakan tulang.
Sementara dalam bidang psikologi,terlihat pemikiran Empedocles lebih cenderung kepada panpsikisme radikal dimana ia berpendapat bahwa setiap materi atau objek itu memiliki mental atau sudut pandangnya masing – masing.
Ia berpendapat bahwa setiap sesuatu atau materi – materi ini diberkahi untuk memiliki semacam pikiran dan sensasi dimana pengetahuan itu sendiri diperlakukan materi seperti halnya fisik yang harus mematuhi hukum kombinasi,daya tarik dan juga tolakan.

Teologi

Dalam pandangan Empedocles bahwa tidak terdapat kontradiksi antara pandangan saintifiknya dan pandangan keagamaannya.
Ia berpendapat bahwa dirinya adalah seorang ‘Daimon’ atau seorang setengah ilahi yang telah lama dianugerahi akan tetapi ia sebelumnya telah melakukan dosa karena memakan daging hewan dan kanibalisme yang mengakibatkan terjadinya pertumpahan darah sehingga ia kemudian dihukum dan dikeluarkan dari kumpulan para dewa abadi.
Selama masa pembuangan tersebut,ia harus menebus dosanya yang banyak tersebut sampai – sampai ia harus berulang kali bereinkarnasi ke dalam semua bentuk kehidupan yang berbeda dari tatanan alam yang berbeda seperti pernah menjadi seekor burung,rumput,wanita.
Hingga pada akhirnya ia telah dimurnikan dari dosanya sehingga ia menjadi dewa yang abadi.
Singkatnya ia percaya bahwa manusia akan bereinkarnasi menjadi berbagai hal didunia ini untuk menebus dosanya sehingga ia bisa menjadi seorang dewa yang abadi.
Hal ini tampak selaras dengan pemikiran saintifiknya mengenai penyatuan dan pemisahan keempat unsur utama tersebut yang dapat Bersatu dan berpisah dan kemudian membentuk materi yang lainnya sehingga baginya manusia adalah salah satu materi yang abadi yang tidak bisa mati,ia hanya bereinkarnasi menjadi bentuk yang lain saja.
Menurutnya para dewa sesungguhnya adalah unsur – unsur alam dan kekuatan kosmik yang dapat mengarahkan siklus evolusi mereka yang tiada akhir.

Karya Empedocles

Karya utamanya adalah  ‘On Nature‘ dan yang kedua adalah ‘Purification‘ yang ditulis dalam ayat hexameter dan ada di lebih dari 150 fragmen . 

Rekomendasi Video Empedocles